KERJA SAMA BIDANG DIGITAL MARKETING
2.6 Program Afiliasi
Affiliate program atau dalam Bahasa Indonesia biasa disebut
dengan program afiliasi atau kemitraan adalah suatu teknik marketing dimana
penjual bekerjasama dengan pemasar melalui website pemasar. Dalam prakteknya
para pemasar mendapatkan link khusus yang sudah diberi tracking (pelacak)
sehingga setiap transaksi yang dating dari pemasar akan diketahui oleh system
afiliasi penjual. Jika penjualan memenuhi kriteria afiliasi maka pemasar akan
mendapatkan komisi dari penjualan tersebut. Komisi penjualan biasanya berupa
persentasi dari harga barang yang telah terjual.
Afiliasi marketing adalah salah satu usaha untuk dapat
memperoleh uang di dunia internet atau boleh juga di sebut usaha untuk mencari
peluang bisnis yang menghasilkan di dunia maya. AFILIASI MARKETING ini akan
membayar kita bila kita dapat menjual barang atau pun jasa yang dari dari
affiliate merchant (pemilik produk
tersebut).
Jenis usaha ini semacam kita menjualkan barang orang lain
agar mau membeli barang orang lain yang kita tawarkan tersebut melalui kita.
Komisi dari bisnis ini bervariasi dari 10% sampai 50 % terkantung jenis yang
kita bantu untuk menawarkannya. Bisnis ini kita tidak perlu berjualan langsung
kepada konsumen kita hanya berinteraksi dengan konsumen dengan menggunakan komputer yang ada
internetnya.
Macam - Macam dari AFILIASI MARKETING
adalah :
1.
Pay Per click ( PPC )
Bayar
per klik atau di sebut juga PPC adalah
salah satu strategi dari pemasaran online yang power ful jika kita bandingkan
dengan teknik pemasaran yang lain kenapa demikian karena dimana pemasang iklan
hanya membayar jika ada konsumen yang
mengklik iklan tersebut.
2.
Pay Per Sale ( PPS )
Pemasaran
online model ini kita mendapatkan bayaran apa bila kita dapat menjual suatu
barang atau jasa yang di tawarkan oleh salah satu perusahaan. dan sistem
pembayarannya dengan sistem bagi hasil dan kita dapat persentase dari barang
dan jasa yang kita bantu menjualkannya. Dalam pemasaran online ini kita sebagai
resellernya sebagai contoh nya adalah perusahaan amazon.com.
3.
Pay Per Lead ( PPL
)
Pay
Per Lead atau ( PPL ) merupakan program
yang akan membayar kita jika kita dapat mengajak orang lain untuk menjadi
member dalam situs tersebut. Jadi semakin banyak orang – orang yang akan kita
ajak untuk bergabung menjadi member maka semakin banyak juga pendapatani yang
akan kita terima.
Berikut beberapa, program afiliasi
yang berasal dari indonesia dengan beberapa konsep komisi yang berbeda :
No
|
Penyedia
Afiliasi
|
Bidang
|
|
1
|
Lazada.com, BliBli.com,
MatahariMall.com
|
Produk Marketplace
|
|
2
|
Ratakan.com
|
Produk Digital
|
|
3
|
tripadvisor.co.id
|
Penjulan Tiket Pesawat
Hotel
|
dan
|
4
|
Niagahoster.com
|
Produk Hosting dan Server
|
|
Dan masih banyak lannya
|
2.7 Dropship
Secara
teknis, dropshipping merupakan proses pengiriman barang secara langsung ke
pelanggan Anda dari pemasok yang merupakan pihak ketiga atau “vendor”. Proses
ini dilakukan tanpa perantara lainnya semacam menyimpan barang terlebih dahulu
di lokasi tertentu milik Anda.
Secara sederhana, dropshipping hampir mirip seperti bisnis
reseller yang selama ini mungkin sudah sering Anda dengar. Pada dropshipper,
pihak penjual tidak melakukan kegiatan menstok barang, dan penjual ini juga
tidak juga ikut serta dalam proses pengiriman barangnya ke pemesan . Penjual
ini cuma meneruskan pesanan dari pihak pembeli ke pihak supplier-nya. Dan
nantinya, pihak supplier yang akan mengirim barang tersebut ke pihak pembeli
atas nama si penjual tadi.
Jika Anda masih bingung, berikut kami telah membuat skema
yang bisa mempermudah Anda mengerti apa itu sebenarnya kegiatan bisnis
dropshipping.
Jika
Anda menjadi seorang dropshipper, Anda memang tidak perlu memerlukan modal yang
besar. Anda sebagai dropshipper hanya perlu modal kuota internet yang cukup,
koneksi atau relasi dengan supllier-nya, dan tentunya Anda juga butuh media
promosi barang jualannya di internet.
Seorang dropshipper juga tidak perlu membeli atau membayar
sejumlah harga terlebih dahulu untuk barang dagangannya. Dropshipper juga tidak
usah menstok barang untuk dijual kembali ke para pembelinya. Tetapi, seorang
dropshipper perlu memajang berbagai konten untuk penjualannya di berbagai media
online. Ada banyak sih online store besar yang sudah mendukung kegiatan dropshipping
seperti Shoppee, Tokopedia dan lain-lain. Selain itu, Anda juga bisa
memanfaatkan media sosial, blog dan website Anda sendiri.
Seorang dropshipper biasanya sudah diberikan berbagai konten
oleh supplier (si pemasok barang). Biasanya konten tersebut macamnya adalah
gambar atau foto model dengan produk, deskripsi dari barangnya, dan tentunya
rincian harga produk dari supplier. Jadi nantinya, berbagai konten tersebut
dipromosikan oleh Anda sebagai seorang dropshipper dengan harga yang berbeda dari
harga asli yang diberikan sebelumnya oleh pihak supplier tadi.
Nantinya kalau ada pembeli yang tertarik dan beli, si
dropshipper menghubungi supplier buat kirimkan barangnya tapi atas nama si
dropshipper.
Jadi, apakah asumsi orang awam soal dropshipping, bahwa itu
artinya jasa pengiriman barang pakai kapal itu benar? Tentu tidak. Dropship ini
lebih dari sekadar kegiatan distribusi barang.
Gambar
2.1 Sistem Dropship
Berikut adalah beberapa
pertanyaan yang bisa membantu Anda untuk menentukan supplier yang tepat!
• Apa
saja barang yang disediakan supplier dan berapa harganya?
• Apa
ada biaya tambahan?
• Bagaimana
opsi pembayarannya?
• Sudah
berapa lama supplier berkecimpung di bisnis ini?
•
Jika pengiriman menggunakan kapal, dengan barang
lain apa pengirimannya?
•
Apakah supplier sudah terbukti bisa mengirimkan
ke wilayah target pasar Anda?
•
Apa kemasan bisa dikustomisasi dengan label
brand Anda sendiri dan info penting lain?
• Bagaimana
kebijakan pengembalian supplier?
•
Bagaimana rating dan ulasan pelanggan supplier
di internet (forum, media sosial)?
Lalu
di mana Anda bisa menemukan supplier? Sebenarnya bisa di mana saja seperti
Kaskus , Tokopedia, Shopee, Bukalapak dan bahkan media sosial. Anda dapat
mencari tahu lebih lanjut ketentuan mereka dengan bantuan mesin penelusur
Google.
Pada
Tokopedia, sebaiknya Anda mengaktifkan filter “Gold Merchant” di bagian kolom pencari, untuk mendapat supplier
yang dikatakan memiliki kualitas bagus. Pada Bukalapak, Anda bisa mengaktifkan
filter “Top Seller” dan “Premium Seller” untuk menghindari
supplier yang belum jelas rating atau kualitasnya.
Berikut beberapa, program dropship
yang berasal dari indonesia dengan beberapa konsep komisi yang berbeda :
No
|
Penyedia Dropship
|
Bidang
|
1
|
Bukalapak.com,
Tokopedia.com
|
Produk Marketplace
|
2
|
kudo.co.id
|
Produk Transaksi
Pembayaran
|
Dan masih banyak lannya
|
2.8 Reseler
Dari bahasanya reseller terdiri dari kata (Re = Kembali,
Seller =Penjual) jadi reseller dapat di artikan penjualan kembali. jadi apapun
yang bisa kita jual kembali bisa di sebut reseller donk?
Iya, kira-kira
demikian, namun dalam hal ini yang akan kita bahas ada reseller
penjualan dalam sekala yang lumayan besar, yang bisa kita masukan dalam 3
kategori.
1. Distributor
Atau Supplier
Merupakan pihak pertama yang menyediakan dan menjual barang
atau jasa dengan harga relatif murah di bandingkan dengan harga yang ada di
pasaran, sehingga jika ada orang yang ingin menjual kembali barang yang sudah
di beli akan mendapatkan sejumlah untung yang lumayan. Inilah yang kemudian di
sebut reseller.
2. Reseller
Reseller adalah, orang yang membeli produk dari distributor
atau supplier dengan harga yang lebih murah dari pasaran untuk di jual kebali
dengan harapan mendapatkan sejumlah keuntungan dari penjulan barangnya
tersebut.
3. Custumer
Custumer adalah pembeli atau konsumen yang membeli langsung
kepada reseller ataupun distributor.
Sampai di sini saya harap sahabat sudah sedikit mengerti
tentang apa itu reseller.
Bahasa gampangnya reseller adalah membeli suatu barang
kepada distibutor atau supplier untuk di jual kembali ke konsumen dengan harga
yang lebih mahal untuk memperoleh keuntungan.
Nah kalau reseller online shop berarti membeli suatu barang
terhadap distirbutor atau supplier toko online untuk di jual kembali baik
secara online maupun offline.
Perbedaan Reseller Dengan Dropshipper?
Seperti yang saya bilang sebelumnya reseller dan dropshipper
itu serupa tapi tak sama, dari uraian di atas udah keliatan belum bedanya?
Mirip banget kan? hampir gak bisa
di bedakan?
Ya memang mirip banget yang membedakan reseller dan dropshipper itu hanya dari stock barang saja.
Kalau reseller kita wajib membeli dan punya stock barang kalau
dropshipper gak, karena di dropshipper yang kita perlukan cuma katalog produk
berupa foto-foto saja untuk kita tawarkan kepada custumer.
Selebihnya semuanya sama, yaitu kegiatan menjual kembali
suatu barang dengan harapan mendapatkan keuntungan yang lebih dari barang
tersebut.
Pilih Reseller Atau Dropshipper?
Sekarang anda sudah pada tau apa itu reseller dan apa itu
dropshipper. sekarang pertanyaannya mau pilih yang mana reseller atau
dropshipper? Kalau menurut saya pilih yang mana aja sama saja keduanya memiliki
kelebihan dan kekurangannya masing-masing, tergantung mana yang cocok dengan keadaan
dan kondisi sahabat saat ini
Kalau anda tidak memiliki cukup modal maka yang terbaik
adalah memilih dropshipper sebagai bisnis yang tepat, karena di dropshipper
tidak memerlukan modal sedikitpun.
Namun jika anda memiliki cukup modal maka menjadi reseller
adalah yang terbaik karena kita bebas mengontrol barang yang akan kita jual,
kita pun bisa melihat secara langsung kualitas dari barang yang akan kita jual
tersebut. Selain itu dengan menjadi reseller juga, kita bisa belajar bagaimana
caranya memanage dan manajement keuangan yang baik, yang sangat di perlukan
bagi para wirausahawan agar bisnisnya dapa berkembang pesat.
Gambar
2.1 Skema Proses Transaksi Reseler
Berikut beberapa, program reseler
yang berasal dari indonesia dengan beberapa konsep komisi yang berbeda :
No
|
Penyedia Reseler
|
Bidang
|
1
|
websitepraktis.com
|
Jasa pembuatan website
|
2
|
hadil.co.id /
muslimgaleri.co.id
|
Produk fashion muslim
|
3
|
tokopedia.com/nafizastore
|
Produk sepatu wanita
|
Dan masih banyak lannya
|
2.9 Kemitraan
Pengertian Kemitraan, Kemitraan sebagaimana dimaksud UU No.
9 Tahun 1995, adalah kerjasama antara usaha kecil dengan usaha menengah atau
dengan usaha besar disertai pembinaan dan pengembangan oleh usaha menengah atau
usaha besar dengan prinsif saling memerlukan, saling memperkuat dan saling
menguntungkan.
Dalam bermitra di bisnis online saat ini lebih mudah
dilakukan, karena bermitra bisa dengan bekerja sama dengan pemilik perusahaan
dalam hal penjualan online, promosi online sehingga tidak harus membutuhkan
modal yang besar, tergantung dari kesepakatan kesepakatan dalam bermitra.
Berikut contohmodel kerja sama
dalam bentuk bermitra dengan perusahaan :
No
|
Perusahaan
|
Mitra
|
1
|
PT. Remala Abadi –
Jakarta - tachyon.net .id
|
Kerja sama penjualan produk provider
internet fiber optik, dengan membangun sebuah website penjualan dengan nama
www.fiberoptik.co.id
|
2
|
Mitsubishi Cibubur - PT
Mustika Prima Berlian
|
Kerja sama penjualan produk
mobil di wilayah cibubur, jawa barat dengan membangun sebuh website penjualan
dengan nama mitsubishicibubur.info
|
3
|
CV. Puspa Indah Flora
|
Kerja sama penjualan jasa tukang taman, kolam minimalis,
gazebo dengan
|
mempromosikan di marketplace jasa, seperti di sejasa.com
|
||
4
|
Developer Perumahan dan
Apartemen
|
Kerja
sama penjualan properti dengan membangun agen properti online
www.karnogp.com
|
5
|
Zahir Accounting
|
Kerja sama penjualan jasa pelatihan
bidang akuntansi, keuangan, pajak dengan membangun perusahaan
training, yaitu
www.jasakeuangan.co.id
|

No comments:
Post a Comment